Akhir pekan ini, seluruh warga di dunia akandisuguhi fenomena menakjubkan. Supermoon akan menghiasi Sabtu (5/5) malamAnda.
Di akhir pekan ini, bulan mencapai tahappurnama dan di saat bersamaan, bulan mencapai jarak terdekat dengan Bumi.Jarak yang biasanya 384 km dari Bumi ini menjadi 357 km. Hal ini akan membuatbulan tampak 10% lebih besar, kata Profesor Thomas Djamaluddin dari LAPAN saatdiwawancara via telepon.
Fenomena ini memiliki nama tersendiri, darisisi Astrologi, fenomena ini disebut Supermoon namun dari sisi Astronomi,fenomena ini disebut Purnama Terdekat di mana Bulan akan tampak lebih terangdan lebih besar.
Sayangnya, bagi orang awam, fenomena ini takakan tampak berbeda. Karena tak ada pembanding, orang awam akan melihatnya biasasaja, katanya. Di sisi lain, meski fenomena ini dapat memicu pasang, pasangyang terjadi tak akan berpotensi membahayakan.
Pada Supermoon Maret tahun lalu, banyakyang mengaitkan peristiwa ini dengan kejadian tsunami dan gempa, namunfaktanya, fenomena ini tak terkait hal tersebut. Purnama Terdekat ini memangbisa menimbulkan pasang, namun tidak berbahaya. Pasang yang terjadi akanberbahaya jika disertai curah hujan yang tinggi, paparnya.